Estimasi

Tentang

Studio kecil di Medan. Tim yang sama dari awal sampai serah terima.

Tidak ada tim penjualan yang berbeda dari tim pengerjaan. Orang yang mendengarkan masalah Anda di pertemuan pertama adalah orang yang menulis kodenya.

Kenapa lambangnya mata?

Karena hampir semua proyek yang berantakan bukan berantakan di tahap ngoding. Berantakannya di tahap memahami: fitur dibangun berdasarkan tebakan, lalu dipakai setengah-setengah, lalu ditinggalkan.

Jadi kami taruh porsi perhatian terbesar di bagian paling awal. Di situ biaya salah masih murah.

Empat hal yang tidak kami tawar

  • Kode ada di repositori Anda sejak hari pertama. Anda bisa ganti vendor kapan saja.
  • Harga keluar sebelum Anda diminta komitmen apa pun.
  • Kalau sebuah fitur kelihatannya tidak akan dipakai, kami bilang — walaupun itu mengurangi nilai proyek.
  • Dokumentasi bukan bonus. Itu bagian dari pekerjaan yang Anda bayar.

Kami tidak mengerjakan semuanya

Kami tidak menerima proyek yang prosesnya masih berubah tiap bulan, dan tidak menerima proyek yang kebutuhannya sebenarnya sudah dipenuhi aplikasi siap pakai seharga langganan bulanan. Menolak di awal lebih murah untuk kedua pihak daripada berhenti di tengah.

Proyek selesai
0
Berdiri sejak
0

Tempat kami

Medan, Sumatera Utara, Indonesia

halo@ziidigital.com

Tim

  • Zulfikar Ibrahim

    Pendiri & Lead Engineer

    Lebih sering ada di tahap Dengar daripada di depan kode. Di situ salah masih murah.

  • Ayu Lestari

    Product Designer

    Selalu menguji rancangan ke orang yang akan memakainya, bukan ke sesama desainer.

  • Dimas Kurniawan

    Backend Engineer

    Mengurus yang tidak kelihatan: kecepatan, keamanan, dan cadangan yang benar-benar bisa dipulihkan.

  • Sarah Amelia

    Frontend Engineer

    Berpendapat bahwa halaman yang lambat itu bentuk tidak sopan ke pengunjung.