Website Anda lambat? Biasanya tiga hal ini penyebabnya
Owner ZII · 14 September 2026 · 2 menit baca
Ketika sebuah situs terasa lambat, penyebabnya jarang misterius. Tiga hal berikut menjelaskan hampir semua kasus yang kami temui, dan dua di antaranya bisa Anda perbaiki sendiri hari ini.
Gambar yang terlalu besar
Ini penyebab paling umum sekaligus paling mudah diperbaiki. Foto 4 MB langsung dari kamera yang ditampilkan dalam kotak selebar 400 piksel memaksa pengunjung mengunduh sekitar empat puluh kali lipat data yang mereka butuhkan.
Yang perlu dilakukan:
- Ubah ukuran gambar ke lebar tampilan sebenarnya, bukan lebar aslinya
- Simpan sebagai WebP atau AVIF, bukan JPEG langsung dari kamera
- Pasang
loading="lazy"pada gambar yang berada di bawah layar pertama
Terlalu banyak skrip pihak ketiga
Setiap widget chat, pelacak, dan peta yang disematkan menambah permintaan jaringan yang tidak Anda kendalikan. Situs Anda menjadi secepat server paling lambat di antara semuanya.
Buka tab Network di peramban, muat ulang halaman, lalu urutkan berdasarkan waktu. Nama domain yang bukan milik Anda di urutan teratas adalah daftar pekerjaan Anda.
Query basis data yang berlipat
Ini satu-satunya yang benar-benar butuh pengembang. Pola yang paling sering kami temui: satu halaman daftar yang menjalankan satu query tambahan untuk setiap baris. Dua puluh proyek berarti dua puluh satu query, padahal cukup dua.
Gejalanya khas. Halaman terasa makin lambat seiring data bertambah, padahal tampilannya tidak berubah sama sekali.
Urutan memperbaikinya
Mulai dari gambar, karena hasilnya paling besar dengan usaha paling kecil. Lalu buang skrip pihak ketiga yang tidak benar-benar dipakai. Baru setelah itu masuk ke kode.
Kalau setelah dua langkah pertama situsnya sudah terasa cukup cepat, berhenti di situ. Tidak semua hal perlu dibereskan.